Surabaya – Rekreasi Hiburan umum (RHU) atau Club malam Paradise di kawasan pusat kota Surabaya, tepatnya di jalan Embong malang membuat resah penghuni apartemen One Icon Residence.
Kepada Awak media, warga mengatakan keresahannya diakibatkan suara dentuman musik yang keras setiap malamnya dan terdengar sampai ke apartermen yang tepat berada di belakang club atau diskotik yang baru 8 bulan beroperasi.
Sayangnya, hal ini seolah lolos dari pengamatan Pemkot Surabaya selaku pemberi ijinnya.
“Sudah saya sampaikan ke manajemen apartemen, bahwa suara bising dari diskotik paradise membuat kami tidak bisa istirahat dengan enak, setiap malam selalu mendengarkan musik dugem dengan keras dari pukul 22.00 hingga sekitar pukul 04.00,” keluh salah satu penghuni apartemen yang enggan disebut namanya.
“Padahal, setiap hari kami harus bangun pagi dan bekerja. Tapi kalau setiap malam tidak bisa beristirahat dengan baik, akhirnya akan mengganggu pekerjaan,” ucapnya.
Ia berharap agar Pemkot Surabaya melalui satpol PP nya segera menindaklanjuti keluhan tersebut, dan pihak manajemen Diskotik segera mengevaluasi tempat usaha tersebut sehingga permasalahan ini tidak berlarut-larut.
“Kami juga meminta agar Pemkot serta merta memeriksa perijinannya, kami curiga usaha tersebut belum memenuhi syarat karena terbukti mengganggu warga sekitar,” tandasnya.
Terpisah, saat awak media konfirmasi ke security untuk ketemu pihak manajemen, tidak bisa mempertemukan.
“Pihak manajemen tidak ada mas, coba besok barangkali datang,” pungkas security Paradise.
Penulis: Bsr/dn
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
https://ouo.io/Usi4uI

Leave a comment